Jumat, 15 Agustus 2014

[Letter Of Love] Sampai Jumpa

Untuk sosok tinggi kurus yang diam-diam menempati salah satu ruang di hati.

Lihat! Malam ini langit begitu terang dihiasi berpuluh-puluh formasi bintang. Ditemani sang rembulan yang malu-malu sedikit tertutup awan, tapi tetap saja terlihat cantik dan anggun. Apa kabar?

Bolehkah kupanggil dirimu dengan sebutan "sayang" kali ini saja? Sudahlah, kali ini biarkan saja. Turuti kehendak inginku. Kali ini saja :')

Sayang, malam ini entah kenapa ada bagian dari potongan hatiku yang terasa nyeri. Mungkin karena rindu inginkan temu, tapi bagaimana lagi, jarak dan waktu masih setia bergotong royong membuat raga kita terasa jauh tak tersentuh.

Jumat, 08 Agustus 2014

Selarik Tulisan Untukmu

Untuk yang tak tersentuh tangan, tapi sepenuh hati terasa dalam aliran semangat.

Selamat malam.

Mungkin saat kamu membaca selarik tulisan ini, di tempatmu sedang sore atau siang, atau bahkan pagi hari. Ketika aku menulis ini, aku sedang ditemani langit kelam malam hari. Ditemani rembulan dengan cahayanya, anggun bertakhta di atas sana. Dan lintang gemintang yang cahayanya berpendar-pendar, indah.

Aku jadi teringat kamu. Salah satu ornamen langit. Sayangnya simbolmu tak muncul jika langit sedang terang benderang tanpa mendung menggantung seperti saat ini.

Senin, 04 Agustus 2014

Let's Begin August

Hallo Agustus. Maafin aku, ya. Iya, maaf untuk penyambutan yang terlambat ini. Enggak kok, aku gak lagi sibuk, cuma kebiasaan lamaku suka membuang waktu dengan sia-sia mulai kambuh lagi. Ah maaf ya, Gus.

Aku tahu kamu akan menerima penyambutanku ini, meski terlambat. Dan aku juga tahu bahwa kamu akan menerima permintaan maafku dengan lapang dada. Serta, membiarkanku tetap berjalan menyusuri hari-hari yang sudah Dia persiapkan. Ya, kamu memang selalu istimewa. Sama halnya dengan bulan-bulan sebelumnya yang punya keistimewaannya masing-masing. Kalian berbeda, tapi sama-sama istimewa.

Gus, sebelumnya aku ingin berterima kasih kepada Juli, untuk segala berkah, kebahagiaan, dan semua hal yang telah dilimpahkan kepadaku. Trimakasih, Jul. You're amazing month! Thanks for everything that you gave to me.

Kamis, 31 Juli 2014

[Giveaway] One Of My Happy Moment

 Yeeee, akhirnya H-2 menuju Sabtu malam juga. Hahaha. Saatnya siap-siap kencan. Uhui! Yihaa!

PS: Kencan hanya berlaku bagi yang punya gebetan dan pacar. Yang jomblo silahkan kencan sama guling :p

Firstly, minal aidzin wal faidzin, gaes. Happy ied mubarak 1435H. Maafin semua kesalahan Lilis dan blog Lilis, ya. Gue yakin selama menjadi blogger, ada postingan yang sedikit banyak menyinggung perasaan teman-teman. Namanya juga manusia, tempatnya salah, jadi mohon dimaafin, ya. Hehe.

Nah gaes, disini gue sama Reyza akan mengadakan sebuah giveaway untuk kalian—para blogger. Bukan, disini gue bukan mau syukuran untuk memperingati hari jadian gue sama Reyza. Gue sama Reyza cuman berteman kok dan Reyza adalah partner blogger gue. Kebetulan kita ada rezeki, jadi ada niatan mau bikin giveaway ini. Sekali lagi, ini bukan giveaway untuk memperingati gue jadian sama Reyza, gue masih single, jadi yang cowok silahkan masih boleh merapat kok. *uhuk*

Minggu, 27 Juli 2014

Pelukan

Aku melirik jam tangan yang melingkari tanganku, jarum pendek di angka sebelas sedangkan jarum panjang termangu di angka dua belas. Aku masih punya satu jam lagi. Satu jam lagi dan harus segera pulang. Sudah larut, sekarang pukul sebelas malam bukan sebelas siang.

Sudah lima jam aku duduk di sini. Sendirian. Melampiaskan kekecewaan kemarin malam. Entah apa yang bisa membuatku kecewa sedemikian dalam, aku sendiri juga tidak tahu, yang pasti ada yang sakit di sini. Di sebuah tempat bernama hati. Hati yang kuat sekaligus rapuh, hati yang penuh suka sekaligus duka, hati yang penuh harapan sekaligus kekecewaan. Aku kecewa, ya kecewa.

Kamis, 24 Juli 2014

Berkah Ramadhan

Alhamdulillah, kabar gembira untuk kita semua. Sebentar lagi lebaran, temans-temans. Dan Ramadhan beserta kenangannya perlahan akan berjalan mundur, berputar, kemudian kembali menemui kita satu tahun lagi. Semoga masih diberi waktu untuk berjumpa dengan Ramadhan tahun depan, ya, temans-temans. Aamiin.

Ternyata pantun “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit lebih dahulu, bersenang-senang kemudian” adalah benar adanya. Iya, ini bukan pepatah bohongan. Kamu pasti percaya juga, kan?